4:40 PM
0

Satu hari lagi, penghapusan sanksi pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) akan berakhir, pada Sabtu (15/12/2018). Sejak pagi tadi, Jumat (14/12/2018), Samsat Jakarta Pusat membludak warga yang ingin membayar pajak kendaraannya.

"Mumpung masih ada waktu pemutihan denda pajak, saya datang ke Samsat Jakarta Pusat untuk mengurus pajak kendaraan yang telat 6 tahun," ungkap Mochamad Surahmat (39), warga Johar Baru, Jakarta Pusat di Kantor Samsat Jakarta Pusat.

Sementara warga lainnya, Lindarti (32), mengatakan hal yang sama. Mengingat batas akhir penghapusan pajak kendaraan bermotor (PKB) akan berakhir, ia rela izin dari tempat kerja.

"Saya harus ijin dari kantor, karena pajak kendaraan (motor) saya telat tiga tahun. Jadi, saya lebih memilih bayar pajak dulu walaupun harus antre panjang. Bersyukur sekali pak polisinya sabar dan cepat." kata warga Kemayoran, Jakarta Pusat ini.

Sementara itu, AKP Frans Sihombing sebagai Kepala Unit STNK Samsat Jakarta Pusat mengajak pemilik kendaraan di DKI Jakarta untuk membayar pajak kendaraan tepat waktu dan tidak hanya berharap adanya kebijakan penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor.

“Tidak selamanya setiap tahun ada kebijakan penghapusan/pembebasan denda pajak, jadi kami himbau warga masyarakat pemilik kendaraan untuk memahami kewajiban membayar pajak dan jangan menunda-nunda," tegas Frans.

Pantauan TMC, suasana di Kantor Samsat Jakarta Pusat membludak warga. Tampak warga mengantre demi bisa membayar pajak kendaraannya yang rata-rata telah menunggak.

Tampak petugas loket juga cukup kewalahan, menghadapi warga yang saat itu berdesakan ingin membayar pajak kendaraan.

(Wim/TMC)







Next
This is the most recent post.
Older Post

PERATURAN

BERITA TERBARU

NEWS

Silahkan hubungi kami!

BERITA POLRI